Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

MOTHER DISTRUST PHENOMENON ON TEENAGERS



USAHA PERBAIKAN PRODI: MENTERJEMAHKAN VISI, KOLABORASI DENGAN MAHASISWA & PUBLIKASI TINGKAT INTERNASIONAL


Arundati Shinta
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta


Latar belakang tulisan ini ada dua. Pertama, pendidikan pada masa kecil sangat berpengaruh ketika anak menjadi dewasa. Ketika orangtua sibuk berkarir dan melupakan keberadaan anak, maka anak akan membenci figur ibunya. Situasi psikologis ini akan mempengaruhi kesehatan mental anak. Anak menjadi tidak mampu mengatasi konflik yang berhubungan dengan figur ibu. Ini adalah konflik yang tidak terselesaikan pada masa anak-anak sehingga berdampak pada munculnya perilaku mendendam pada orang-orang yang dipersepsikan bertanggung jawab terhadap pendidikan pada masa kanak-kanak. Oleh karena itu, sangat disarankan orang-orang yang akan menikah hendaknya mengikuti kursus parenting untuk menumbuhan rasa tanggung jawab keluarga. Kursus tidak hanya diikuti oleh bakal pengantin perempuan tetapi juga laki-laki. Hal ini karena perilaku ibu yang tidak bertanggung jawab besar kemungkinannya berakar dari perilaku ayah yang juga tidak bertanggung jawab.


Latar belakang kedua dari tulisan ini adalah adanya kebutuhan untuk menterjemahkan visi prodi Psikologi UP45. Kata kunci dari visi prodi Psikologi adalah iptek, sumber daya manusia, energi, dan eksponen angkatan 45. Tulisan ini tertuju pada kata-kata sumber daya manusia. Orang yang sehat lahir dan batin, akan berguna bagi dirinya, keluarganya, dan lingkungan masyarakat. Bila mayoritas bangsa Indonesia terdiri dari orang-orang yang sehat jiwa dan raganya, maka bangsa Indonesia akan maju.

Latar belakang ketiga dari tulisan ini adalah adanya kebutuhan untuk publikasi di kalangan dosen dan mahasiswa pada level internasional. Partisipasi dosen dalam seminar internasional adalah bukti bahwa dosen mengikuti kata-kata bijak publish or perish yaitu mempublikasikan karya atau mati. Dosen yang tidak pernah mempublikasikan karyanya adalah dosen yang tidak dapat dijadikan suri tauladan bagi mahasiswanya. Selain itu, dosen juga wajib memunculkan potensi mahasiswanya. Partisipasi dalam seminar internasional ini adalah wujud dari tanggung jawab dosen untuk melahirkan mahasiswa unggul.

Sebagai catatan, tulisan lengkap naskah ini sudah dipresentasikan dalam ajang internasional atau call for paper di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada 12 Agustus 2017. Adapun tema seminar itu adalah Individual and Multi-Cultural Social Empowerment for Achieving Social Harmony. Semua naskah karya dosen direncanakan akan dipublikasikan melalui majalah Kupasiana dan juga media daring lainnya. Publikasi daring ini untuk memenuhi azas transparansi, penyebarluasan gagasan, dan juga untuk memperlancar proses akreditasi Program Studi Psikologi UP45 serta akreditasi institusi.


Suggested citation:

Widiantoro, W., Asih, T.W., & Shinta, A. (2017). Mother distrust phenomenon on teenagers. Proceeding International Seminar on Psychology. Individual and Multi-Cultural Social Empowerment for Achieving Social Harmony. Purwokerto: UMP Press. No. ISBN. 978-602-6697-16-5. page 226-230. 
http://digilib.ump.ac.id/files/disk1/39/jhptump-ump-gdl-wahyuwidia-1905-1-32.pdf





Post a Comment

1 Comments

Tidak diperbolehkan adanya unsur sara dan kata-kata yang kurang terpuji