APAPUN MASALAHNYA, TETAP TEH BOTOL BEKAS

Diposkan oleh Label: di

Elisa
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 

Botol bekas pakai biasanya dibuang kemana saja. Di sungai, di selokan. Inilah yang menjadi masalah!. Begitupun pada setiap manusia, masalah tak akan habis-habisnya. Pernah merasakan betapa pusingnya masalah yang menimpa Anda?. Seolah-olah semua masalah yang ada di depan mata tidak ada jalan keluarnya. Pusing tujuh keliling, bahkan seorang psikolog pun dirasa tidak bisa menemukan jalan keluarnya. Mengapa masalah sampai membuat orang bisa menyebabkan bunuhdiri?

Pernah melihat gambar di bawah ini?.


 Yah, hanya dua bola hitam legam dan kecil-kecil. Coba perhatikan. Tutup mata kiri Anda dan pandang titik di sebelah kiri. Anda akan melihat kedua titik ini. Sekarang perlahan-lahan gerakkan halaman ini ke depan wjah Anda. Di satu waktu, titik di kanan akan hilang, atau malah sebaliknya. Ulang, dan Titik tersebut akan hilang lagi. Jika Anda belum menemukan titik itu sampai hilang, ulang secara gerak perlahan. Sekarang lanjutkan menggerakkan halam lebih dekat. Coba apa yang terjadi?.

Bagaimana titik itu bisa hilang?. Hal ini disebabkan pada mata kita ada titik buta. Dari gambar inilah yang saya jelaskan!. Dalam suatu masalah pasti ada jalan keluar dan pemecahannya. Saat kita menganggap masalah itu tidak memberikan solusi, disitulah letak keberadaan kita yang sesungguhnya.

Bukannya tidak ada jalan keluar, hanya Anda sedang tidak bisa melihat jalan keluar di posisi yang anda lakukan. Perlu maju selangkah, atau mundur selangkah untuk bisa melihat jalan keluar tersebut. So!. Bukankah hidup kita itu mudah. Semudah itu. Semudah kita untuk memundurkan atau maju.

So… try it!.

1 comment:

  1. Begitu sederhananya ya untuk mendapatkan solusi bagi keruwetan hidup kita. Maju selangkah atau mundur selangkah lebih dulu. Tips yang sangat bermanfaat. Permasalahannya, kita sering bingung maju selangkah atau mundur selangkah itu apa operasionalisasinya. Mungkin mbak Elisa bisa menuliskan suatu kasus, dan kita diberi tahu cara mundur atau maju selangkah itu seperti apa. Ditunggu tulisan berikutnya yang menginspirasi.

    ReplyDelete
Tidak diperbolehkan adanya unsur sara dan kata-kata yang kurang terpuji

Back to Top