Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

MELIHAT SISI POSITIF KEPRIBADIAN INTROVERT



Oleh Ratna Kanyaka Budi Utami
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

Suatu hari saya pernah membaca profil diri seorang teman di media sosial miliknya. Pada profil tersebut, dia mendeskripsikan kekurangannya sebagai seseorang yang introvert. Baginya, kepribadian introvert adalah sisi kelemahan dari dirinya. Padahal dalam teorinya Carl Gustav Jung, introvert adalah tipe kepribadian individu (Riana, 2013). Ada dua tipe kepribadian menurut Carl Gustav Jung, seorang psikiater yang berasal dari Swiss, yaitu kepribadian introvert dan kepribadian extrovert. Masing-masing memiliki kelebihan dan juga kekurangan. Apa saja kelebihan introvert?
Individu yang memiliki tipe kepribadian introvert cenderung tidak banyak bicara (Riana, 2013). Mereka tidak suka bicara sembarangan dan tidak suka basa-basi, kecuali dengan teman dekat. Orang introvert lebih nyaman mengobrol dengan topik serius dan tidak melebar, terlebih mereka suka membicarakan hal-hal yang menurutnya menarik. Orang dengan tipe kepribadian ini juga suka mengamati (sebagai observer).  Mereka juga cenderung tertutup dengan orang lain, maka dari itu mereka tidak sembarang cerita pada semua orang.
Individu dengan kepribadian introvert tidak perlu memiliki banyak teman (Febrida, 2013). Mereka lebih nyaman berteman dengan seseorang yang benar-benar cocok pada dirinya. Selain itu, individu yang introvert lebih nyaman menyendiri untuk merenungkan segala sesuatu yang terjadi pada dirinya. Mereka tidak bisa dipaksa untuk bergabung dan berkumpul dengan orang banyak (Bainbridge, 2014).  Menurut mereka, dengan menyendiri sama saja dengan recharge their soul. Orang introvert adalah teman yang menyenangkan untuk berdiskusi dan bercerita (curhat) (Nugroho, 2013).
Orang introvert mempunyai kapasitas yang bagus dalam membuat konsep dan ide (Bainbridge, 2014). Mereka memikirkan segala sesuatunya sangat mendalam. Individu yang introvert juga tidak cepat bosan seperti individu yang extrovert. Individu yang introvert lebih bisa mencari celah apabila ada sesuatu yang mulai membuatnya jenuh (Gregoire, 2013). Orang introvert lebih memilih berkompeten dalam satu bidang yang ditekuni daripada menjalani banyak aktivitas berkapasitas sedang-sedang saja (Gregoire, 2013).
Beberapa kelebihan tersebut bisa dijadikan motivasi untuk individu yang memiliki kepribadian introvert. Tipe kepribadian ini bukan suatu hal yang aneh. Baik individu yang introvert dan extrovert sama-sama memiliki potensi yang baik, dan juga sisi kelemahan masing-masing.

Refrensi
Bainbridge, C. (2014). Introvert. Retrieved on January 26, 2014 from http://giftedkids.about.com/od/glossary/g/introvert.htm

Febrida, M. (2013). Kelebihan orang introvert lebih sukses dan pekerja hebat. Retrieved on January 26, 2014 from http://health.liputan6.com/read/568877/kelebihan-orang-introver-lebih-sukses-dan-pekerja-hebat

Gregoire, C. (2013). 23 signs you’re secretly an introvert. Retrieved on January 26, 2014 from  http://www.huffingtonpost.com/2013/08/20/introverts-signs-am-i-introverted_n_3721431.html

Nugroho, D. D. (2013). Sulitnya seorang introvert berkomunikasi dengan orang lain. Retrieved on January 26, 2014 from http://dewantorodwiputronugroho.tumblr.com/post/5019985152/sulitnya-seorang-introvert-berkomunikasi-dengan-orang 

­Riana, Y. (2013). Memahami kepribadian introvert. Retrieved on January 26, 2014 from http://yuyung-riana.blogspot.com/2013/09/memahami-kepribadian-introvert.html



Post a Comment

0 Comments