MENGENAL DAN MENDAMPINGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

Diposkan oleh Label: di


TALK SHOW PSIKOLOGI 2017

Fx. Wahyu Widiantoro
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

Anak berkebutuhan khusus merupakan sebuah istilah yang diberikan kepada anak-anak istimewa yang membutuhkan perhatian dan pengasuhan khusus dari orangtua dan lingkungannya. Penanganan sedini mungkin terhadap anak berkebutuhan khusus akan lebih memudahkan si anak beradaptasi dengan lingkungannya. Kegiatan Talk Show dihadiri oleh 250 peserta dan dilaksanakan di Ruang Seminar Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, pada Hari, Sabtu, 18 Maret 2017.

Para tokoh serta praktisi yang terkait dengan pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus dan berkenan berbagi ilmu mengenai pendampingan yang optimal bagi anak-anak berkebutuhan khusus yaitu Ibu Dra. Muslimah Zahro Romas, M.Si, (Dekan Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta), Bapak Armunanto (UNICEF), Ibu Ratna Yunita Setiyani S, S.Psi., M.Psi., Psikolog (Kaprodi Psikologi UNISA Yogyakarta), Ibu Indri Oktaviani., S.Psi. Sebagai moderator yaitu Bapak Susilo Nugroho (Den Baguse Ngarso).


Kesuksesan acara Talk Show yang diadakan dalam rangka agenda rutin tiap semester serta mengawali kegiatan perkuliahan semester genap 2017 tidak terlepas dari kekompakan team panitia. Anggota panitia terdiri dari mahasiswa fakultas Psikologi lintas angkatan yaitu Yudha Andri Riyanto, Tri Welas Asih, Wahyu Relisa Ningrum, Sri Mulyaningsih, Meissy Bella Sari, Nur Roy Tri Rahayu, Sri Mulyaningsih, Ilham Baydowi, Dewi Larasati, M. Duha Saputra K., dan Shofi Malhani. Dosen pembimbing kegiatan positif ini adalah penulis sendiri.

Acara dapat terselenggara atas dukungan dari para sponsor acara yaitu BRI, Radio Retjo Buntung, Harian Jogja, Unit Gawean Digital, Percetakan Agung, BPD DIY Cabang Sleman, KOMPAS, Lincak CafĂ©, CGV, Toko Merah, Warung Sate “Umarsai”, Gendhis Bag, Waroeng SS, SOWAK, Jolie, KPT/ P2K UP45 Yogyakarta, RBTV.


Apa istimewanya kegiatan ini? Kegiatan talkshow ini sangat istimewa, karena mahasiswa adalah motor utama penggerak kegiatan positif ini. Mahasiswa mendisain kegiatan mulai dari awal hingga laporan kegiatan. Bahkan laporannya harus dikirimkan ke surat kabar. Bukankah terbayang bahwa menulis di koran itu sangat sulit, namun para mahasiswa sanggup melakukannya?. Hal yang menarik selanjutnya dari kegiatan ini adalah mahasiswa sanggup mencari dana. Mereka berhasil menembus pintu 17 organisasi dan organisasi itu bersedia menyumbangkan dana penyelenggaraan. Sangat sulit sebenarnya ‘membujuk’ organisasi untuk menyumbangkan dana CSR (Corporate Social Responsibility) mereka, namun para mahasiswa Psikologi UP45 ini tangguh dan berhasil. Semoga kegiatan ini akan terus berlangsung.

Post a Comment
Tidak diperbolehkan adanya unsur sara dan kata-kata yang kurang terpuji

Back to Top