BERJUALAN BUNGA TABUR: Peluang Bisnis di Kota Budaya

Diposkan oleh Label: di


Arni Dewi Boronnia
Fakultas Teknik Jurusan Perencanaan Wilayah & Kota
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta

Foto : Arni
Jika melewati Jalan Malioboro, tepatnya tikungan jalan sebelah Selatan Pasar Beringharjo yang berbatasan dengan Pasar Senthir, kita akan menjumpai banyak penjual bunga yang berjejer di atas trotoar. Harum bunga segar sangat tercium ketika melintasi persimpangan tersebut. Berbagai jenis bunga serta keranjangnya tersusun rapi di atas trotoar. Para penjual bunga yang mayoritas adalah perempuan sering terlihat sedang merangkai bunga melati untuk berbagai keperluan. Lapak-lapak kecil di atas trotoar ini kerap buka hingga malam, setiap hari.
Bisnis penjualan bunga di Kota Yogyakarta sebenarnya cukup strategis, mengingat daerah ini yang masih mempertahankan budaya Jawa yang kental dan hal tersebut tentu memerlukan bunga-bunga pada setiap ritual adatnya. Namun kebanyakan penjual bunga hanya berfungsi sebagai penyedia bunga saja, tanpa arahan strategi pemasaran yang lebih inovatif. Tanpa adanya stategi pemasaran yang inovatif, penghasilan para penjual bunga menjadi tidak tetap karena bergantung pada musim penggunaan bunga, seperti untuk pernikahan, pemakaman, atau ritual. Hal ini terjadi karena para penjual bunga tidak tahu cara memasarkan bunganya. Di samping itu jumlah penjual bunga di lokasi tersebut banyak, namun tingkat persaingannya rendah. Hal itu terjadi karena para penjual bunga belum memahami cara menarik pembeli secara jitu. Dengan kata lain, penjual bunga satu dan lainnya tidak ada bedanya.
Tulisan ini ditujukan khususnya pada para pelaku bisnis skala kecil, salah satunya para penjual bunga. Berwirausaha di bidang penjualan bunga di Kota Yogyakarta adalah sebuah peluang yang bagus, hanya dibutuhkan sedikit inovasi dalam pemasaran untuk memaksimalkannya. Harapannya para wirausahawan tersebut dapat menggunakan strategi-strategi yang lebih jitu dalam pemasaran produk maupun service terhadap pelanggan. Produk atau service yang unik dan mampu bersaing dengan usaha-usaha lain dapat berdampak pada peningkatan penghasilan.

Mbak Ike adalah salah seorang penjual bunga segar di tikungan jalan antara Pasar Beringharjo dan Pasar Senthir. Ia menyediakan berbagai macam bunga segar seperti mawar putih dan merah, kenanga putih dan kuning, serta melati. Kiosnya yang tepat berada di sebelah pintu masuk parkir Pasar Senthir hanya dilengkapi selembar triplek bergagang bambu sebagai meja serta kursi kayu dan dingklik. Sebagai tempat display barang dagangannya, Mbak Ike menggunakan besek dan keranjang anyaman untuk setiap macam bunga.
Mbak Ike mendapatkan bunga-bunga tersebut dari beberapa daerah di sekitar Kota Yogyakarta, untuk mawar berasal dari Magelang dan Boyolali, kenanga berasal dari Pekalongan, dan melati berasal dari Solo. Mbak Ike biasa menjual bunga-bunganya sambil mengasuh anak laki-lakinya yang masih kecil dan membuat rangkaian bunga melati untuk hiasan pernikahan atau untuk diletakkan di atas peti mati.
Menjual bunga adalah sebuah panggilan, dengan tarif hanya Rp 15.000,00 per keranjang, Mbak Ike tetap berjualan meski dengan penghasilan per hari yang tidak tetap. Berjualan bunga ada pasang surutnya, biasanya pembelian bunga marak pada bulan-bulan Sura, menjelang bulan puasa, menjelang Idul Fitri, serta beberapa hari menurut kalender Jawa yang sering digunakan orang-orang untuk mengadakan ritual. Pada hari-hari tertentu, seluruh keranjang penuh berisi bunga di kios Mbak Ike dapat laku terjual, tapi tak jarang juga hanya 2 keranjang bunga yang mampu terjual. Mbak Ike hanya mengandalkan keberuntungan akan datangnya pembeli, sambil tetap merangkai bunga melati meski tidak tahu akan terjual atau tidak.
Menjual bunga di Kota Yogyakarta sebenarnya merupakan ladang bisnis yang sangat subur, karena dengan tradisi Jawa yang masih kental, Kota Yogyakarta masih memerlukan pasokan bunga khususnya untuk ritual adat yang cukup banyak. Sebagai seorang wirausahawan, Mbak Ike dapat meningkatkan strategi pemasaran dengan meningkatkan service kepada pelanggan. Salah satu cara adalah dengan mempelajari kebiasaan penggunaan bunga seperti adat pernikahan atau tata upacara ritual tertentu agar dapat memberikan service yang maksimal dan lengkap berkaitan penggunaan bunga tersebut, tidak hanya sekedar menjadi penyedia bunga saja.

2 comments:

  1. Mbak Arni pendatang baru di Kup45iana ya? Kok saya belum pernah lihat namanya di artikel-artikel lainnya. Saudara saya kebetulan berjualan bunga tabur, tetapi di dekat Pasar Sentul. Saya pikir masalahnya sama dengan mbak Ike itu. Saya ingin tahu, bisnis bunga itu bisa ditingkatkan dengan cara servicenya yang semakin diperkuat. Apa saja contohnya dan cara operasionalnya apa? Tulis lagi yang lebih rinci dong. Ditunggu ya.

    ReplyDelete
  2. assalamualaikum wr.wb pertama tama saya panjakkan syukur kepada allah yang telah memberikan rahmat atau reskinya kepada saya dan mempertemukan saya juga dengan AKI RAHMAN dan melalui bantuan pesugihan beliau aku mendapatkan uang sebesar 20m,uang ini aku manfaatkan untuk menyumbankan sebagian dan juga pergunakan untuk membuka usaha karna sudah banyak para normal yang saya hubungi dan saya datangi tidak ada yang pernah membuahkan hasil dan mereka hanya menghabiskan uangku saja, jangan mudah percaya begituh saja sama para normal lainnya karna omongannya saja yang manis tidak ada buktinya dan yang bisa dipercaya cuma AKI RAHMAN saja karna beliau sudah banyak membantuh orang terutama saya dan ternyata masih ada orang yang jujur dan bisa dipercaya, yaa allah lindungilah orang jujur yang seperti ini karna aku juga tidak pernah menyanka kalau saya mendapatkan uang sebesar ini dan aku hampir putus asa karna uang saya habis ditipuh paranormal dan secara tidak sengaja saya menemukan postingan orang di internet tentan AKI RAHMAN dan dengan senang hati beliau mau membantuh saya kalau saya benar benar yakin dan serius dengan pesugihan putihnya dan alhamdulillah berhasil akhirnya saya juga ingin berniat atau mempostin pesan sinkat ini supaya semua orang tau kalau masih ada orang yang jujur dan bisa dipercaya yaituh AKI RAHMAN dan bagi anda yang ingin dibantuh silahkan hubungi 085-260-482-111 mohon maaf kalau postingan pesan saya ini menggangguh anda dan apa yang saya tulis ini adalah unkapan kisah nyata dari saya PAK SULAIMAN kunjungi alamat web disini ��Pesugihan Putih Tanpa Tumbal��

    ReplyDelete
Tidak diperbolehkan adanya unsur sara dan kata-kata yang kurang terpuji

Back to Top