MENGIJINKAN PEREMPUAN BEKERJA DI CAFÉ

Diposkan oleh Label: di


Sinta Mayasari
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

       
Istimewa
Bagi perempuan bekerja di cafe itu memang sangat riskan. Banyak godaan, banyak hidung-hidung belang atau orang tidak benar masuk ke cafe. Memang ada sebagian pekerja seks yang suka ke cafe atau menyamar sebagai karyawan di cafe. Itu memberi dampak negatif terhadap pandangan masyarakat dan dari keluarga, orangtua-orangtua bagi perempuan tidak memperbolehkan anaknya bekerja di cafe. Tetapi sekarang tidak lagi setelah digalakkannya perlindungan terhadap perempuan bekerja malam, pandangan jadi berbeda, orangtua lebih percaya dan dengan perasaan aman memperbolehkan anak perempuannya bekerja di cafe.
            Organisasi yang memberi kebijakan dari perusahaan seperti ada mobil khusus untuk mengantar jemput staff perempuan yang bekerja di cafe. Itu untuk mengendalikan hal-hal yang tidak diinginkan seperti tindakan kriminal atau lebih-lebih pelecehan seksual sewaktu pulang kerja tengah malam.
            Dalam masyarakat ada peraturan perlidungan perempuan bekerja di cafe, yaitu hak bagi perempuan sibuk pada siang hari memperoleh kebebasan untuk bekerja pada malam hari. Banyak sekarang pelayanan antar jemput memakai taxi atau pos polisi siap panggil 24 jam untuk mendapatkan perlindungan. Perlindungan dalam hal kerja malam bagi pekerja wanita (pukul 23.00 sampai pukul 07.00). Hal ini diatur pada pasal 76 Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Tetapi dalam hal ini ada pengecualiannya yaitu pengusaha yang mempekerjakan wanita pada jam tersebut wajib:


  • Memberikan makanan dan minuman bergizi
  • Menjaga kesusilaan dan keamanan selama di tempat kerja
  • Menyediakan antar jemput bagi pekerja perempuan yang berangkat dan pulang bekerja antara pukul 23.00 – 05.00.

Tetapi pengecualian ini tidak berlaku bagi pekerja perempuan yang berumur di bawah 18 tahun ataupun perempuan hamil yang berdasarkan keterangan dokter berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan kandungannya apabila bekerja antara pukul 23.00 – 07.00. (Izza, 2011)
Dahulu banyak orang mencemooh perempuan-perempuan yang bekerja di cafe, karena banyak orang pergi ke cafe untuk mencari hiburan dan minum. Tindakan orang-orang yang stress di rumah atau karena ada masalah yang membuat orang suka pergi ke cafe, kemudian tidak lain adalah pelecehan seksual. Tetapi sekarang tidak lagi, karena tidak semua perempuan-perempuan bekerja di cafe adalah perempuan nakal atau bisa disebut pekerja seks, dan pemerintah mengijinkan perempuan bekerja dengan mendapat perlindungan.
Lingkungan Psikologis berhenti pada batas pinggir elips, tetapi batas antara pribadi dan lingkungan juga bersifat dapat ditembus. Hal ini berarti fakta-fakta lingkungan dapat mempengaruhi pribadi. Secara matematis : P = f (LP) Dan fakta-fakta pribadi dapat mempengaruhi lingkungan. Secara matematis : LP = f (LP). (Lundin, 1991)
            Saya sebagai staff cafe yang harus saya lakukan di cafe adalah perilaku menghibur dan komunikasi terutama kepada customers atau orang-orang yang datang ke cafe. Saya selalu bersikap ramah terhadap mereka, mengajak ngobrol dengan baik dan menghibur jika mereka kelihatan sedih. Dengan begitu saya bisa menjalankan tugas sesuai dengan prosedur cafe.
Management cafe mendukung saya untuk berada di depan termasuk di kassa agar bisa lebih mudah menarik customers datang ke cafe kembali dengan memberi kesan yang menyenangkan dan akan mencapai target penjualan. Dengan begitu pihak management memberi penghargaan dan memberi kepercayaan kepada saya.

DAFTAR PUSTAKA
Lundin, (1991). Theories and Systems of Psychology. 4 rd Ed. Toronto: D.C. Heath and Company. Retrieved from:
http://r-doc.blogspot.com/2010/07/teori-kepribadian-kurt-lewin.html
Izza. (2011), Pekerja malam wanita dan dampak kesehatan. Retrieved from:
http://1stana.blogspot.com/2011/05/safety-health-pekerja-malam-wanita-dan.html

Post a Comment
Tidak diperbolehkan adanya unsur sara dan kata-kata yang kurang terpuji

Back to Top