Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

EKSPLORASI MIGAS MENENTUKAN CADANGAN HIDROKARBON


Rauf Wanda A.N.R
Teknik Permiyakan
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

Istimewa
Eksplorasi migas menentukan cadangan hidrokarbon. Banyak aspek yang dilakukan, paling mendasar dengan cara mengidentifikasi lapisan cadangan hidrokarbon di dalamnya. Ketika menemukan interpretasi lapisan, banyak sekali problem yang timbul. Selama pengidentifikasian suatu lapisan yang sama terdapat jenis batuan yang berbeda. Bagaimanakah cara untuk menyelesaikan problem tersebut dan apa saja teori yang digunakan  menjadi topik bahasan ini?
Menghadapi suatu problem, teknik yang tepat adalah menggunakan pendekatan sequence stratigraphy. Asumsi dasar yang digunakan pada teknik ini adalah arsitektur sedimen pengisi cekungan yang dipengaruhi oleh perubahan muka laut secara global, dapat dilihat dari garis pantai dimana terdapat pasang surut di sana. Adapun dengan mencermati hasil dari gempa tektonik, mengakibatkan lapisan dibawah permukaan akan bergeser. Setiap tahun pergerakan lempeng bumi berkisar kurang lebih mencapai 6-7 cm, bumi sifatnya dinamis.
Sequence Stratigraphy dapat dibagi menjadi tiga sistem tract yaitu :

  • Low System Tract (LST), dimana endapan pada saat air laut mengalami penurunan.
  • Transgressive System Tract (TST), yaitu endapan yang terjadi pada saat air laut akan naik sampai batas transgresi (berpindah) secara maksimum.
  • High System Tract (HST), bila transgresi maksimum sampai muka air laut, kemudian turun kembali.
System Tract bisa diisi oleh sejumlah “para sequence” (lapisan-lapisan yang relatif selaras). Dengan demikian maka korelasi pendekatan para sequence stratigraphy dapat dihubungkan dengan batas sequence. Di dalam batas sequence yang sudah teridentifikasi, ditentukan batas system tract yang sudah dapat diketahui. Maka nantinya akan dilakukan korelasi para sequence, kemudian bila memungkinkan maka akan dilakukan korelasi lapisan.
 Perlu diketahui, dalam pekerjaan eksplorasi, lapisan yang sama tidak selalu berarti jenis batuannya pun juga sama. Dalam lapisan yang sama litologi batuan pun juga dapat berbeda, disinilah pengaruh pentingnya identifikasi suatu lapisan tersebut yang membawa pengaruh besar dalam pencarian cadangan hidrokarbon.

Post a Comment

0 Comments