Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

SEKILAS TENTANG AMNESIA


Juni Wulan Ningsih
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

Amnesia
Amnesia adalah kehilangan daya ingat tetapi tidak menyebabkan hilangnya identitas diri. Penyebab amnesia karena kerusakan struktur otak yang membentuk sistem limbik, yang mengendalikan emosi dan kenangan. Struktur itu meliputi thalamus di pusat otak dan formasi hippokampus di lobus temporal otak. Thalamus merupakan pusat relai pesan ke dan dari top dari otak, bagian ini juga mengintegrasikan dan mengkoordinasikan pesan tersebut. Sedang hippokampus merupakan bagian prossesing memori. Orang yang mengalami kerusakan hippokampus tidak mampu mengingat dalam waktu yang tidak lebih dari beberapa detik, tidak ada permanent record dari pengalamannya (Matheis,1989 dalam paterson,1991) (Walgito,Bimo.Pengantar Psikologi Umum.Yogyakarta.2005.hal133)
Menurut Mandal, Ananya (dalam www.news-medica.net/health/causes-of-amnesia-(indonesia).aspx) ada beberapa penyebab timbulnya amnesia, antara lain:
  • Obat penenang dan beberapa obat-obatan untuk melawan penyakit parkinson.
  • Kerusakan otak jangka panjang akibat penyalahgunaan alkohol
  • Diet  atau kekurangan vitamin B1 atau tiamin yang dapat menyebabkan amnesia
  • Transient global amnesia yang disebabkan oleh masalah aliran darah ke bagian otak yang menyebabkan tiba – tiba kehilangan ingatan setelahnya
  • Amnesia Psikogenik atau disasosiatif yang terjadi karena penderita shock atau mengalami trauma emosional akibat suatu peristiwa yang tidak menyenangkan di masa lalu. Hal ini membuat mereka tidak dapat mengigat beberapa informasi penting.
  • Ketidakmampuan untuk mengingat peristiwa dari usia dini atau masa kanak – kanak. Ini bisa disebabkan oleh stress psikologi selama ia hidup.
  • Tumor otak
  • Otak terinfeksi seperti  penyakit Lyme’s, sifilis, AIDS yng dapat menyebabkan kehilangan memori
  • Setelah melakukan beberapa jenis operasi otak
  • Setelah melakukan beberapa kemoterapi, radiasi otak atau transplantasi sumsum tulang belakang
  • Setelah Electroconvulsive terutama jangka panjang.
  • Kemunduran memori seperti yang terlihat pada demensia yang disebabkan oleh penyakit Alzeimer.
  • Perubahan hormon, seperti pada wanita setelah monopouse yang memiliki kadar estrogen lebih rendah sehingga menyebabkan resiko kehilangan memori meningkat.

Dampak dari amnesia adalah ketidakmampuan membayangkan masa depan dan akan menyebabkan penderita selalu terbayang peristiwa yang telah terjadi dan terlupakan, jika bertemu dengan peristiwa yang terlupakan tersebut. Tidak ada pengobatan khusus untuk amnesia, tetapi ada teknik – teknik untuk meningkatkan memori. Dukungan dari keluarga juga bisa membantu penderita amnesia mendapatkan ingatannya kembali.
Ada tiga bentuk  amnesia seperti yang dikutip dari (www.id.wikipedia.org/wiki/amnesia ), yaitu:
a.    Anterograde Amnesia
Kesusahan mengingat kejadian baru walaupun itu baru terjadi sesaat dalam ingatan jangka pendek yang tidak ditransfer ke ingatan jangka panjang yang permanen. Tidak bisa disembuhkan lewat terapi ( lupa permanen)
b.    Retrograde Amnesia
Tidak bisa memunculkan kembali ingatan masa lalu yang lebih penting dari peristiwa lupa biasa. Bisa disembuhkan dengan terapi.
c.    Amnesia Parsial
Ketidakmampuan mengingat beberapa orang dalam jangka waktu 3 ( tiga ) tahun bahkan selamanya. Ini disebabkan karena seseorang mengalami operasi transplantasi sumsum tulang belakang sebagai penyembuhan untuk penyakit Thalassemia Mayor.
       Menurut Green Kloperer(2011) ada beberapa tips untuk mencegah amnesia, antara lain:
  • Jangan terlalu banyak mengkomsumsi minurahman beralkohol.
  • Gunakan helm saat bersepeda motor atau gunakan sbuk pengaman saat mengemudikan mobil.
  • Segera berobat ketika terjadi infeksi sehingga tidak menyeba ke otak.
  • Segera lakukan langkah medis jika  mengalami gejala yang mengarah pada terjadinya stroke atau brain aneurysm (pembengkakan pembuluh darah otak), seperti sakit kepala parah serta mati arsa sebelah atau kelumpuhan.


Daftar Pustaka:
Walgito,Bimo.2005.Pengantar Psikologi Umum.Penerbit Andi Offset:Yogyakarta.

Post a Comment

0 Comments