Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

THE BEST COPING BEHAVIOR IN MY LIFE:

 

KECELAKAAN YANG MENYAKITKAN MEMBUKA BERBAGAI

KESEMPATAN LUAR BIASA

Arundati Shinta

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45

Yogyakarta


Coping behavior
adalah perilaku yang memperlihatkan usaha-usaha yang dilakukan individu ketika berada dalam situasi stres (penuh tekanan) (Tenner & Litt, 2010). Coping behavior antara satu individu dengan individu lainnya tentu berbeda, karena coping behavior bersumber pada empat hal yakni tingkat optimisme, keahlian yang dimiliki, rasa percaya diri, dan dukungan sosial (Taylor & Stanton, 2007). Seseorang yang mempunyai tingkat optmisme tinggi tentu berbeda responnya ketika berhadapan dengan stres dibanding dengan orang yang dikuasai oleh rasa pesimisme. Keahlian seseorang juga berperan ketika seseorang berhadapan dengan stres. Keahlian ini dasarnya adalah pengalaman jatuh bangun dalam menguasai suatu ketrampilan. Selanjutnya rasa percaya diri juga berpengaruh terhadap pemilihan perilaku-perilaku untuk mengatasi stres. Seseorang yang berada di lingkungan sosial yang mendukung tentu akan mendapatkan banyak kemudahan ketika ia menghadapi berbagai stres.

 

Berikut adalah kisah tentang the best coping behavior dalam hidup saya. Pada Januari 2019, saya mendapatkan kecelakaan yakni jatuh dari sepeda motor. Saya tidak tahu bahwa saya pingsan. Saya terbangun dan teman-teman kantor sudah menunggui saya. Saya juga dipertemukan dengan orang yang menolong saya. Oleh karena panik saya tidak memperhatikan sang penolong tersebut. Itulah yang sampai sekarang saya sesali, kenapa saya tidak membalas budi baiknya.

 

Berikut adalah situasi yang membuat saya sangat stres. Hasil dari rumah sakit menyebutkan bahwa saya cedera ringan, namun rahang atas retak. Vonis pertama dari dokter gigi adalah gigi geligi bagian atas harus ‘dijahit’ sehingga rahang yang retak bisa disatukan lagi. Pada Februari 2019, saya kembali mendapatkan kecelakaan di rumah. Dampaknya adalah rangkaian perawatan rahang atas gigi geligi rusak total. Vonis kedua dokter gigi adalah gigi geligi atas dan bawah kembali ‘dijahit’ sehingga rahang atas dan bawah harus dipersatukan. Perawatan dokter berlangsung secara menyakitkan selama 3 bulan. Cara makan adalah dengan menghisap cairan saja. Tugas mengajar saya tinggalkan selama 1 semester. Bukan hal yang membanggakan, namun itu yang terjadi.

 

Berikut adalah coping behavior saya untuk mengatasi stres dan untuk keperluan survive. Agar bisa hidup, maka saya membuat jus buah-buahan, kemudian disaring. Cairan-cairan sehat tanpa campuran gula itulah yang membuat saya bisa bertahan hidup. Saya mendapat dukungan penuh dari keluarga dan juga karena pengalaman bertahun-tahun membuat jus untuk almarhum ibu saya.

 

Situasi yang membuat saya sangat tertekan itu, belakangan justru saya syukuri. Ini karena saya mendapatkan reward. Hikmah yang saya dapatkan dari kecelakan menyakitkan itu adalah:

   T(1) Tubuh langsing yang saya dambakan terpenuhi. Berat badan saya turun 5 kg. Wajah menjadi tampak lebih muda. Saya menjadi paham tentang diet yang sehat.

 S (2) Saya menguasai ketrampilan membuat kompos secara autodidak. Ketrampilan inilah yang membuat hidup saya kini menjadi lebih bermakna. Ketrampilan ini menuntun saya untuk ke berbagai kesempatan yang mengasyikkan seperti bekerja di Istana Pakualaman selama satu tahun (2019-2020), menjadi abdi dalem di lingkungan Istana Pakualaman, mendapatkan berbagai proyek sosialisasi pengelolaan sampah, dan tentu saja perkuliahan Psikologi Lingkungan menjadi semakin menarik.

 

Saya sangat bersyukur mendapatkan pengalaman yang sangat menekan hidup saya. Berkat coping behavior yang saya lakukan, maka hidup saya menjadi lebih bermakna.

 

Daftar Pustaka

Tennen, H., & Litt, M.D. (2010). Coping behavior. In I.B. Weiner & E. Craighead (Eds.). The corsini encyclopedia of psychology (pp. 412-415). NY: Wiley.

Taylor, S.E., & Stanton, A.L. (2007). Coping resources, coping processes, and mental health. Annual Review of Clinical Psychology, 3, 377-401.

Post a Comment

0 Comments