Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

DOSEN DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PADA MASYARAKAT:



PENINGKATAN KAPASITAS BAGI KADER BINA KELUARGA REMAJA
DI KECAMATAN DANUREJAN YOGYAKARTA

Fx. Wahyu Widiantoro

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta


Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam melaksanakan proses sosialisasi pribadi seorang remaja. Remaja berusaha mengenal berbagai macam nilai dan norma yang ada di lingkungannya diawali dalam keluarga. Keluarga memberikan pengaruh sekaligus membentuk watak dan kepribadiaan remaja, sehingga keluarga dikatakan sebagai unit sosial terkecil yang memberikan dasar bagi perkembangan remaja.

Upaya nyata yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam mendampingi perkembangan remaja yaitu melalui berbagai program salah satunya dibentuknya Kader Bina Keluarga Remaja (BKR). Seperti halnya kegiatan peningkatan kapasitas bagi kader bina keluarga remaja yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta Kecamatan Danurejan bekerjasama dengan Fakultas Psikologi UP45. Acara terselenggara di Balai Serbaguna Kelurahan Bausasaran, Kecamatan Danurejan pada Selasa, 6 Desember 2016.


Drs. Budi Santoso, S.STP., M.Si., selaku Camat Danurejan dalam kata sambutan ketika membuka acara, mengungkapkan bahwa di Kecamatan Danurejan memiliki Kader Bina Keluarga Remaja yang aktif dalam berkegiatan. Mayoritas kader BKR adalah ibu-ibu dengan berbagai profesi. Diharapkan melalui acara yang diselenggarakan secara rutin mampu menambah wawasan dan pengetahtuan dalam mendampingi para remaja secara tepat.

Orang tua yang diharapkan mampu menjadi sumber informasi dan pendidik utama. ”Keluarga melalui pola asuh orang tua, berfungsi sebagai pengaruh yang sangat penting dalam pembentukan karakter remaja. Proses pola asuh orang tua meliputi kedekatan orang tua dengan remaja, pengawasan orang tua, dan komunikasi orang tua dengan remaja”, ungkap ibu Shinta.

Materi pendampingan remaja semakin menarik untuk didiskusikan. Para peserta antusias memberikan pertanyaan dan sharing pengalaman dalam menghadapi gejolak anak remaja. ”Kapan dan bagaimana komunikasi yang tepat antara orang tua dang anak yang berusia remaja?”, demikian pertanyaan dari Bapak Kartiko Utomo, B.Sc. Lurah Bausasran yang berkenan hadir dan aktif mengikuti jalannya acara.


Simpulan dari materi yang dipaparkan yaitu hendaknya keluarga dapat menjalankan fungsinya yakni dengan mencipatakan komunikasi yang afektif antar anggota keluarga, memberikan dukungan, perhatian dan kepedulian terhadap remaja serta memiliki kemampuan untuk mengontrol perilaku remaja agar tidak ke arah perilaku negatif. ”Hendaknya para pendamping remaja mampu mengarahkan remaja untuk meregulasi diri dalam proses perkembangannya dan membentuk menjadi individu yang memiliki daya juang”. Ungkap Wahyu Widiantoro selaku narasumber acara tersebut.

Tulisan ini adalah materi implementasi kerjasama yang sedang dirintis untuk dilaksanakan antara Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta dengan Kecamatan Danurejan Yogyakarta. Semoga kerjasama itu berjalan lancar karena ada salah satu alumni Psikologi UP45 yang berkarya di kantor Kecamatan Danurejan itu yaitu Joko Sutrisno, S.Psi.

Post a Comment

0 Comments